Dokumen ini menjelaskan bagaimana satu pesanan berjalan — dari pembeli memilih emas di website, membayar, sampai mengambilnya di toko cabang — dan siapa yang bertanggung jawab di tiap langkahnya: Admin tiap Toko, Admin Pusat, Kepala Area, hingga Pemilik.
Pembeli memilih dan membayar produk lewat website, lalu datang sendiri ke toko cabang untuk mengambilnya. Cara ini lebih aman untuk barang bernilai tinggi seperti emas, dan sesuai kebiasaan pembeli emas selama ini.
Satu katalog, satu stok, satu daftar harga untuk semua cabang — harga sama di mana-mana, kecuali cabang tertentu yang diizinkan berbeda.
Semua pembayaran masuk ke rekening pusat Wahyu Redjo. Rekonsiliasi keuangan jadi sederhana dan rapi.
Tanpa kurir. Pembeli memilih toko terdekat sebagai lokasi pengambilan saat checkout.
Dari pembeli sampai pemilik bisnis, setiap orang hanya mengerjakan dan melihat bagian yang menjadi tugasnya — supaya prosesnya tetap rapi dan tidak saling tumpang tindih.
Lihat katalog, pilih toko, bayar, dan pantau status pesanannya.
Menyiapkan & menyerahkan pesanan yang “siap diambil” di cabangnya.
Verifikasi bukti transfer, kelola harga dasar & stok.
Memantau performa toko-toko dalam cakupannya.
Melihat seluruh data bisnis lintas regional.
Mengatur besar bagian pendapatannya & menagih setoran bulanan.
Setiap langkah dikerjakan oleh peran yang berbeda, dan pembeli bisa memantau semuanya secara real-time.
Warna label menandai siapa yang bertindak di tiap langkah: pembeli di awal, Admin Pusat saat verifikasi, lalu Admin Toko saat penyerahan. Semua status ini terlihat oleh pembeli secara real-time.
Ini contoh awal tampilan (mockup) untuk memberi gambaran — belum tampilan final. Empat layar pertama untuk pembeli, dua terakhir untuk tim internal.
Catatan: mockup panel Admin Toko di atas dibuat menyatu dengan verifikasi pembayaran demi efisiensi desain. Pada aplikasi sebenarnya, verifikasi pembayaran (Admin Pusat) dan serah barang (Admin Toko) adalah dua akses terpisah.
Tugasnya sederhana — memeriksa kode pesanan saat pembeli datang, menyerahkan emasnya, lalu menandai pesanan selesai. Tidak perlu mengurus pesanan cabang lain.
Bayangkan tiap toko punya daftar tugas sendiri. Begitu Admin Pusat menyetujui pembayaran, pesanan otomatis “jatuh” ke toko yang dipilih pembeli. Admin Toko cukup menyiapkan barang dan mengonfirmasi penyerahan.
Setiap bukti transfer pembeli diperiksa dan disetujui di sini. Harga emas dan stok untuk semua cabang juga dikelola dari satu tempat ini, supaya datanya selalu sama dan bisa dipercaya.
Memeriksa bukti transfer setiap pesanan lalu menyetujui atau menolak dengan alasan.
Mengatur harga dasar global dan pengecualian per cabang, serta stok katalog.
Melihat seluruh pesanan lintas cabang dan membayar tagihan settlement dari Operator.
Penting: Admin Pusat (verifikasi bayar) dan Admin Toko (serah barang) adalah dua peran berbeda dengan akses berbeda — bukan orang yang sama.
Admin Toko hanya melihat cabangnya sendiri, sedangkan Pemilik bisa melihat seluruh bisnis. Data ini juga tidak pernah terlihat oleh pembeli.
Contoh: Kepala Area melihat gabungan beberapa toko di areanya, tetapi tidak melihat area lain. Pemilik melihat semuanya. Panjang batang emas di atas menggambarkan luas jangkauan datanya.
Empat tingkat dalam satu garis: Pemilik di puncak, Admin Toko di dasar. Tiap tingkat punya batas yang jelas — apa yang dilihat, apa yang boleh, dan apa yang tidak.
Prasyarat: pembagian Cabang → Area → Regional perlu didata resmi lebih dulu agar tingkatan ini bisa berjalan. Hak untuk mengubah (bukan sekadar melihat) juga masih perlu disepakati bersama.
Selain tingkatan tadi, ada tiga peran khusus yang bekerja menyilang — bukan bagian dari rantai cabang, area, atau regional.
Wahyu Redjo
Entitas terpisah
Pengelola sistem
Pembeli tidak termasuk di sini: mereka publik, hanya melihat satu harga final yang sudah menyatu — tidak pernah melihat rincian bagian Operator.
Semua uang pembeli masuk dulu ke rekening Wahyu Redjo. Bagian yang menjadi hak Operator Platform (pengelola website) ditagih lewat tagihan resmi setiap bulan dan dibayar dengan bukti transfer yang tercatat rapi.
Semua otomatis tercatat: tiap pesanan yang selesai menambah catatan bagian Operator Platform. Di akhir bulan, sistem membuat tagihan sendiri — tidak ada hitung-hitungan manual.
Dari menunggu pembayaran sampai selesai diambil, status pesanan selalu terlihat jelas — tidak perlu menghubungi admin untuk bertanya.
Setiap perubahan status memicu notifikasi ke pembeli dan tercatat di riwayat (audit) — jelas siapa mengubah apa dan kapan.
Empat manfaat utama sistem ini untuk masing-masing pihak yang terlibat.
Cepat, jelas, dan tahu persis status pesanannya kapan saja.
“Kotak masuk” cabang sendiri — tanpa kerumitan lintas toko.
Pantau performa sesuai jenjang, dari satu area sampai seluruh bisnis.
Satu rekening, settlement bulanan otomatis & tercatat rapi.
Dokumen ini adalah rencana alur untuk disepakati bersama. Langkah berikutnya: kunci detail harga/markup & SLA verifikasi, lalu masuk ke pembangunan bertahap (MVP dulu).